DAAN MOGOT, PEMUDA GIGIH PEJUANG INDONESIA

Daan Mogot, salah satu contoh pemuda yang dapat diteladani kisah perjuangannya demi tanah air Indonesia

REVIEW NOVEL HUJAN

Novel terbaru karangan Tere Liye berjudul Hujan yang menceritakan kehidupan seorang gadis bernama Lail, salah satu korban selamat dari bencana gunung meletus skala 8 VEI.

AYAT-AYAT CINTA 2

Sebuah novel karya Habiburrahman El Shirazy, merupakan lanjutan dari Ayat-Ayat Cinta 1 yang mengkisahkan hidup seorang muslim Indonesia bernama Fahri.

REMBULAN TENGGELAM DI WAJAHMU

Sebuah review novel karya Tere Liye. Novel yang mengisahkan jawaban atas pertanyaan berkecamuk milik Ray atas apa yang ia peroleh sepanjang hidupnya.

FT : SUNDERLAND VS MU 2-1

Bertandang ke Stadium of Light, MU justru kembali tersungkur. Perjalanan menembus empat besar pun kian sulit.

DILAN

Sebuah novel karya Pidi Baiq yang mengangkat kisah percintaan anak SMA. Ceritanya ringan dan menggemaskan.

FT : CHELSEA vs MU 1-1

Bertandang ke Stamford Bridge, MU harus puas berbagi angka. Sempat unggul melalui gol Jesse Lingard, gol Diego Costa pada menit ke-90 memupus harapan MU untuk membawa pulang poin penuh.

NEGERI DI UJUNG TANDUK

Sebuah review Novel karya Tere Liye : Negeri di Ujung Tanduk

Tampilkan postingan dengan label Others Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Others Review. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Januari 2014

The Impossible (Review)



Salah satu film bertemakan disaster atau bencana yang menurut saya cukup bagus untuk dilihat adalah 'The Impossible'. Film ini diangkat dari true story yang menceritakan tentang perjuangan sebuah keluarga korban tsunami di kawasan Asia Tenggara, 26 Desember 2004. Mereka harus terpisah selama beberapa hari sebelum akhirnya kembali dipertemukan di sebuah rumah sakit. Cerita ini dimulai dari pasangan suami istri, yakni Maria dan Henry beserta ketiga anaknya, Lucas, Thomas dan Simon yang sedang mengadakan liburan ke salah satu pantai yang berada di Thailand. Di sana mereka merayakan natal serta bermain-main di sekitar wilayah pantai dan penginapan. Pada tanggal 26 Desember 2004, keluarga tersebut sedang bermain di kolam renang tempat mereka menginap. Keluarga tersebut dan orang-orang di sekitar mereka tiba-tiba merasakan getaran dan suara gemuruh yang semakin mendekat ke arah mereka. Tanpa ada yang menyadari, gelombang air atau yang lebih dikenal sebagai gelombang tsunami langsung menuju ke arah mereka dengan kecepatan tinggi. Mereka pun tersapu oleh gelombang tsunami dengan sangat cepat. Maria dan Henry beserta ketiga anaknya pun tak luput dari bencana ini.

Cerita dilanjutkan mengenai perjuangan Maria dan Henry beserta keluarganya untuk bertahan hidup. Mereka terpisah satu sama lain akibat terjangan tsunami yang baru saja melanda. Maria hanya mampu menemukan salah satu anaknya (Lucas) ketika berusaha berenang menuju tempat yang lebih tinggi. Maria yang mengalami luka parah, berjuang bersama Lucas menuju rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Di tempat lain, Henry selamat bersama kedua anaknya yang lain. Akan tetapi, Henry mencemaskan Maria dan Lucas yang ia pun tak tahu kabarnya. Henry pun berjuang untuk menemukan mereka dengan mengunjungi beberapa tempat pengungsian serta melihat beberapa korban yang tergeletak di tempat kejadian bencana. Setelah mencari ke banyak tempat, akhirnya Henry berhasil menemukan Maria dan Lucas di salah satu rumah sakit. Bagian tersebut merupakan bagian yang paling menyentuh untuk disimak.

Secara keseluruhan, film ini sangat bagus untuk dilihat. Film ini menggambarkan situasi yang terjadi ketika bencana tsunami melanda kawasan Asia Tenggara 2004 lalu sehingga membuat kita tahu seperti apa kedahsyatan tsunami, perasaan para korban, perjuangan para korban untuk bisa selamat dan bagaimana rasanya berkumpul kembali dengan keluarga serta kepedulian terhadap sesama. Nilai moral tinggi juga ditunjukkan pada film ini ketika Maria menyuruh anaknya (Lucas) untuk mencoba menolong orang lain meskipun keadaan mereka sendiri sedang terdesak. Secara keseluruhan, saya memberi nilai 8.5/10 untuk film ini. Kalo dilihat dari rating IMDB, film ini mencapai rating 7.6/10. Pokoknya recomended lah ini film. Oke, sekian review dari saya mengenai film ini. Semoga bermanfaat!

Kamis, 02 Januari 2014

Detective Conan Volume 76 (Review)

Komik Detective Conan volume 76 baru saja terbit hari Selasa, 24 Desember 2013. Bagi penggemar sekaligus kolektor komik yang satu ini, pasti gak akan ketinggalan kabar ini. Walaupun sudah banyak komik yang bisa dibaca melalui internet, saya sebagai salah satu penggemar Detective Conan pasti gak enak kalo gak beli komiknya. Hasilnya, saya pun merasa tidak rugi untuk membelinya karena ternyata di volume yang ke-76 ini ada beberapa kejutan dalam ceritanya. Saat ini, saya akan berbagi cerita tentang komik Detective Conan volume 76 yang baru saja selesai saya baca.

Pada komik-komik Detective Conan volume sebelumnya, telah bermunculan banyak tokoh baru. Seperti seorang mahasiswa yang bernama Subaru Okiya yang kini tinggal di rumah Shinichi dan seorang wanita yang sepintas lebih mirip seorang pria yang bernama Masumi Sera. Teka-teki mengenai siapa Subaru dan Sera masih belum terungkap hingga saat ini. Ada yang bilang Subaru dan Sera saling terkait, namun ada juga yang bilang bahwa Subaru sebenarnya adalah Shuichi Akai yang konon katanya berhasil selamat dari kecelakaan beberapa waktu lalu. Nah, pada akhir komik Detective Conan volume 75, muncul tokoh baru lagi yang bernama Toru Amuro (29 tahun). Ia mengaku sebagai seorang detektif dan bekerja di sebuah restoran. Ia juga langsung menawarkan diri untuk menjadi murid dari Kogoro Mouri dan berjanji akan membayarnya setiap ada kasus. Di volume 76, Toru Amuro kembali muncul dan terdapat beberapa kejadian yang akan sedikit menggambarkan peranannya di volume-volume berikutnya. Who is Toru Amuro? Let’s we see him!

Komik volume 76 ini dimulai dengan sebuah kasus yang melibatkan tiga perampok bank. Di awal cerita diceritakan bahwa baru-baru ini baru saja terjadi perampokan bank yang dilakukan oleh tiga orang. Salah satu pegawai bank tewas dalam kejadian tersebut. Para pelaku perampokan bank hingga kini belum berhasil ditangkap dan masih menjadi buronan. Di sisi lain, detektif Kogoro Mouri mendapat tawaran pekerjaan untuk mencari loker seorang klien. Klien tersebut memiliki kunci, namun ia bingung loker mana yang cocok dengan kunci yang dimilikinya. Sesaat sebelum waktu janjian tiba, sang klien memberi kabar untuk mengubah tempat pertemuan menjadi di sebuah kedai dekat dengan kantor Kogoro. Setelah ditunggu beberapa lama, sang klien tidak juga hadir. Kogoro memutuskan untuk kembali ke kantor karena siapa tahu sang klien ternyata menunggunya di kantor. Saat Kogoro kembali ke kantor, ia dikejutkan oleh suara tembakan dari dalam toilet. Terdapat seorang pria tewas tertembak dan seorang wanita terikat dan mulutnya dilakban. Setelah diperiksa, wanita tersebut mengaku sebagai klien yang ditunggu Kogoro dan ia disekap oleh pria yang tertembak tadi. Sang pria diduga nekat bunuh diri karena tidak mengira Kogoro akan cepat kembali ke kantor. Kasus pun berjalan semakin rumit setelah hipotesa awal yang menyimpulkan bahwa sang pria adalah bunuh diri SALAH. Kasus ini kemudian berkaitan dengan ketiga perampok bank yang masih buron. Pada kasus ini, Conan juga sempat diculik oleh pelaku pembunuhan pria yang tewas di toilet tadi. Proses kejar-kejaran pun berlangsung. Kogoro bersama Ran dan Toru Amuro berusaha mengumpulkan bukti-bukti terlebih dahulu sebelum mengejar Conan. Di sisi lain, Ai Haibara bersama Prof. Agasa dan Subaru berusaha mengejar Conan dengan menggunakan kacamata pelacak. Masumi Sera yang mengkhawatirkan Ran dan Conan juga berpartisipasi dalam pengejaran ini.

Pada saat pengejaran terjadi, ada kejadian menarik. Seperti yang digambarkan dalam komik volume 76 ini, sepertinya ketiga tokoh baru, yakni Subaru Okiya, Masumi Sera dan Toru Amuro memiliki hubungan yang belum kita ketahui. Hal ini terlihat bagaimana Sera yang penasaran dengan Toru Amuro. Sementara ekspresi Subaru yang aneh ketika melihat Toru Amuro. Dan yang paling aneh, ada bagian yang memperlihatkan Vermouth sedang menghubungi salah satu dari ketiga orang tersebut dengan panggilan Bourbon



Bourbon merupakan nama salah seorang Black Organization yang sampai saat ini belum diketahui asal usulnya. Pada akhirnya, kasus pertama di komik volume 76 ini pun berakhir dengan menyisakan misteri keterkaitan antara Subaru, Sera dan Amuro. Nah, siapakah yang ada di pihak Conan dan siapa yang ada di pihak Black Organization diantara ketiganya?

Kasus kedua pada komik ini menceritakan tentang pertengkaran suami istri. Sepasang suami istri mengundang prof. Agasa dan kelompok detektif cilik untuk makan bersama di rumahnya. Undangan tersebut dibuat dengan tujuan untuk mengucapkan terima kasih kepada prof. Agasa dan kelompok detektif cilik yang pernah membantu sepasang suami istri tersebut. Acara makan-makan terganggun oleh pertengkaran suami istri tersebut hingga pada akhirnya sang istri tertusuk pisau saat berkelahi dengan sang suami. Beruntung sang istri masih dapat diselesaikan.

Kasus terakhir pada komik ini berkaitan dengan Takagi dan Sato. Hubungan percintaan kedua polisi tersebut memang menarik untuk diikuti. Kali ini, kekuatan cinta Sato dan Takagi benar-benar diuji. Takagi disandera oleh seseorang dengan cara diikat pada sebuah papan di atas sebuah gedung. Pada papan tersebut diletakkan sebuah bom yang akan meledak besok lusa. 


Kantor kepolisian pusat pun panik mendengar kabar tersebut. Mereka harus segera menemukan pelakunya dan mencari posisi Takagi sebelum bomnya meledak. Sato berusaha keras untuk dapat menyelamatkan Takagi. Pokoknya romantis deh kisah Takagi dan Sato di sini.

Nah, yang masih penasaran sama ceritanya silahkan beli komiknya di toko buku terdekat. Walaupun di internet ada, alangkah lebih baik jika kita tetap membelinya untuk menghargai hasil karya pengarangnya. Semoga bermanfaat !

Sumber gambar : mangaku.web.id