DAAN MOGOT, PEMUDA GIGIH PEJUANG INDONESIA

Daan Mogot, salah satu contoh pemuda yang dapat diteladani kisah perjuangannya demi tanah air Indonesia

REVIEW NOVEL HUJAN

Novel terbaru karangan Tere Liye berjudul Hujan yang menceritakan kehidupan seorang gadis bernama Lail, salah satu korban selamat dari bencana gunung meletus skala 8 VEI.

AYAT-AYAT CINTA 2

Sebuah novel karya Habiburrahman El Shirazy, merupakan lanjutan dari Ayat-Ayat Cinta 1 yang mengkisahkan hidup seorang muslim Indonesia bernama Fahri.

REMBULAN TENGGELAM DI WAJAHMU

Sebuah review novel karya Tere Liye. Novel yang mengisahkan jawaban atas pertanyaan berkecamuk milik Ray atas apa yang ia peroleh sepanjang hidupnya.

FT : SUNDERLAND VS MU 2-1

Bertandang ke Stadium of Light, MU justru kembali tersungkur. Perjalanan menembus empat besar pun kian sulit.

DILAN

Sebuah novel karya Pidi Baiq yang mengangkat kisah percintaan anak SMA. Ceritanya ringan dan menggemaskan.

FT : CHELSEA vs MU 1-1

Bertandang ke Stamford Bridge, MU harus puas berbagi angka. Sempat unggul melalui gol Jesse Lingard, gol Diego Costa pada menit ke-90 memupus harapan MU untuk membawa pulang poin penuh.

NEGERI DI UJUNG TANDUK

Sebuah review Novel karya Tere Liye : Negeri di Ujung Tanduk

Tampilkan postingan dengan label Quotes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Quotes. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Januari 2014

Negeri di Ujung Tanduk (Quotes)


Setelah membaca novel 'Negeri di Ujung Tanduk' karangan Tere Liye, berikut ini beberapa quotes yang cukup menarik untuk disimak.

".... kita sebenarnya sedang berperang melawan kezaliman yang dilakukan kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita yang mengambil keuntungan karena memiliki pengetahuan, kekuasaan, atau sumber daya. Jika kita memilih tidak peduli, lebih sibuk dengan urusan masing-masing, nasib negeri ini persis seperti sekeranjang telur di ujung tanduk, hanya soal waktu akan pecah berantakan. Ini negeri di ujung tanduk ..."

"... masalah terbesar bangsa kita adalah penegakan hukum. Hanya itu. Sesederhana itu. Kita tidak hanya bicara soal soal hukum dalam artian sempit, seperti menangkap orang-orang jahat. Melainkan hukum secara luas, yang mengunci sistem agar berjalan lebih baik, membuat semua orang merasa nyaman dan aman. Jika hukum benar-benar ditegakkan di muka bumi negeri ini, banyak masalah bisa selesai dengan sendirinya"

"Siapa yang sebenarnya memiliki sebuah partai politik, hadirin sekalian? Siapa? Bukankah banyak partai yang dikuasai elitenya saja. Apa kata elite, semua harus ikut. Jika elite pimpinan partai bilang A, semua anggota harus bilang A. Jika menolak, ditendang dari kepengurusan, disingkirkan. Saya sungguh bingung dengan pertanyaan ini, karena kenyataannya, sebaliknya,, siapa yang bekerja paling besar untuk kemajuan partai? Apakah mereka? Ratu? Presiden direktur? Elite partai?" ....... Bukankah kita semua, kader paling hina, yang bekerja keras siang-malam untuk partai? Kita sumbangkan uang untuk partai. Kita urunan untuk menyewa bus agar bisa menghadiri rapat terbuka. Kita mengeluarkan uang yang kita miliki demi perjuangan. Lantas siapa yang menikmatinya, hah? Siapa yang tertawa? Siapa?"

"Jarak antara akhir yang baik dan akhir yang buruk dari semua cerita hari ini hanya dipisahkan oleh sesuatu yang kecil saja, yaitu kepedulian"

"Kepedulian kita hari ini akan memberikan perbedaan berarti pada masa depan. Kecil saja, sepertinya sepele, tapi bisa besar dampaknya pada masa mendatang. Apalagi jika kepedulian itu besar ..."

"Kau tahu nak, sepotong intan terbaik dihasilkan dari dua hal, yaitu suhu dan tekanan yang tinggi di perut bumi. Semakin tinggi suhu yang diterimanya, semakin tinggi tekanan yang diperolehnya, maka jika dia bertahan, tidak hancur, dia jsutru berubah menjadi intan yang berkilau tiada tara. Keras. Kokoh. Mahal harganya. Sama halnya dengan kehidupan, seluruh kejadian menyakitkan yang kita alami, semakin dalam dan menyedihkan rasanya, jika kita bisa bertahan, tidak hancur, maka kita akan tumbuh menjadi seseorang yang berkarakter laksana intan. Keras. Kokoh"
"Di negeri di ujung tanduk, kehidupan semakin rusak. Bukan karena orang jahat semakin banyak, tapi semakin banyak orang yang memilih tidak peduli lagi. Di negeri di ujung tanduk, para penipu menjadi pemimpin, para pengkhianat menjadi pujaan. Bukan karena tidak ada lagi yang memiliki teladan, tapi mereka memutuskan menutup mata dan memilih hidup bahagia sendirian. Tapi di negeri di ujung tanduk, setidaknya kawan, seorang petarung sejati akan memilih jalan suci, meski habis seluruh darah di badan, menguap segenap air mata, dia akan berdiri paling akhir, demi membela kehormatan"
Kemudian, ada sebuah nasihat yang menarik dalam novel ini.

Kata papa, bahkan bila terbakar hangus seluruh keluarga kita, jangan pernah berhenti  peduli. Walaupun terfitnah kejam keluarga kita, hingga rasanya sakit menembus relung hati, jangan pernah berhenti berbuat baik.
Anak-anakku, jadilah orang-orang yang berdiri gagah di depan, membela kebenaran dan keadilan. Jadilah orang-orang yang berdiri perkasa di depan, membantu orang-orang lemah dan dilemahkan. Atau jika tidak, berdirilah di belakang orang-orang yang melakukannya, dukung mereka sekuat tenaga.
Maka, seluruh kesedihan akan diangkat dari hati, seluruh beban akan terasa ringan. Karena akan tiba massanya orang-orang terbaik datang, yang bahu-membahu menolong dalam kebaikan. Akan tiba massanya orang-orang dengan kehormatan hadir, yang memilih jalan suci penuh kemuliaan.
Percayalah. Dan jangan pernah berhenti percaya, meski tidak ada lagi di depan,belakang, kiri kananmu yang tetap percaya.

Itulah beberapa quotes menarik yang dikutip langsung dari novel 'Negeri di Ujung Tanduk' karangan Tere Liye. Semoga dengan membacanya, dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi kita semua.  

Negeri di Ujung Tanduk (Review)


Happy new years bloggers! Selamat Tahun Baru semuanya. Tahun baru, semangat baru, dan senantiasa membuat diri kita semakin baik ke depannya. Semoga semua target yang kita buat di tahun ini bisa tercapai. Amiin. Okay bloggers, kali ini saya mau sedikit share mengenai novel karangan Tere Liye yang berjudul 'Negeri di Ujung Tanduk'. Novel ini merupakan lanjutan dari novel Tere Liye lainnya yang berjudul 'Negeri Pada Bedebah'. Novel 'Negeri di Ujung Tanduk' baru aja selesai saya baca dua hari yang lalu. Ini merupakan novel Tere Liye pertama yang saya baca. Setelah mendengar pendapat beberapa orang bahwa novel-novel Tere Liye bagus, saya pun ingin mencoba membaca salah satunya. Ketika beberapa kali berkunjung ke Gramedia, ada beberapa novel Tere Liye yang cukup menggoda saya seperti 'Sunset Bersama Rosie', Negeri Para Bedebah', 'Negeri di Ujung Tanduk', 'Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin' dan sebagainya. Namun, karena ingin membeli buku yang lain pada akhirnya saya tidak jadi membelinya. Kemudian saya memutuskan untuk meminjam salah satu novel Tere Liye dari teman dan ia meminjamkan 'Negeri di Ujung Tanduk'. Ia pun mengatakan sebaiknya saya membaca 'Negeri Pada Bedebah' terlebih dahulu sebelum membaca 'Negeri di Ujung Tanduk'. Namun nasehatnya saya abaikan dan langsung membaca novel 'Negeri di Ujung Tanduk'

Okay, langsung aja saya ke cerita tentang novelnya. Novel ini menceritakan tentang seorang pemuda bernama Thomas yang bekerja sebagai konsultan politik. Ia mendirikan kantor sendiri bersama orang-orang kepercayaan yang ia pilih sendiri. Ia juga sering menjadi pembicara dalam seminar-seminar tertentu. Bahkan, pada novel ini ia menghadiri suatu konferensi di Hongkong. Reputasinya di dunia politik cukup dikenal banyak orang. Teman-teman media dan wartawan pun sangat segan kepadanya. Pada novel ini juga diceritakan bahwa ia baru saja memenangkan dua pemilihan gubernur bersama kliennya dan saat ini ia sedang berusaha untuk memenangkan salah seorang kliennya yang berinisial JD untuk menjadi calon presiden dari sebuah partai. Thomas memilih mendukung JD karena ia tahu bahwa JD adalah calon presiden yang bersih dan jujur serta bertekad untuk benar-benar menegakkan hukum. Apabila kliennya mampu menjadi calon presiden dari partai tersebut, ia sangat yakin bahwa kliennya akan menjadi kandidat kuat untuk menjadi presiden pada pemilu nanti dan dapat memberikan masa depan yang cerah untuk Indonesia. Penentuan calon presiden partai ditentukan melalui konvensi yang akan digelar partai tersebut dalam beberapa hari ke depan. Thomas dan teman-temannya di kantor pun berjuang mati-matian untuk dapat mewujudkan hal tersebut.

Konflik yang ada pada novel ini bagi saya cukup menegangkan. Pada umumnya, novel-novel yang ada saat ini cenderung lebih mengisahkan tentang percintaan, persahabatan ataupun misteri. Namun,
novel ini menceritakan tentang dunia politik dan kegelapannya yang berkaitan dengan mafia hukum. Bagi saya novel ini berbeda dengan novel-novel yang pernah saya baca sebelumnya. Konfliknya mengarah pada bagaimana orang-orang yang tidak menyukai ataupun tidak setuju kepada JD, melakukan segala cara untuk menggagalkan JD menjadi calon presiden. Mereka memulainya dari difitnahnya Thomas yang dituduh sebagai pembawa barang ilegal yang berisi narkoba dan senjata ketika ia sedang berada di Hongkong hingga tuduhan korupsi sebuah proyek yang ditujukan kepada JD. Thomas pun berulang kali harus kabur dari kepungan kepolisian yang mendapat kabar fitnah tersebut. Thomas harus berusaha kabur ketika ia ditangkap oleh kepolisian Hongkong, kemudian kembali ke Indonesia dan di tanah air pun ia harus berlari ke sana kemari untuk dapat menghindar dari kepungan polisi. 

Konflik berlanjut tentang bagaimana usaha Thomas mengungkap orang-orang yang bekerja untuk menggagalkan JD menjadi calon presiden. Ia percaya bahwa JD tidak pernah melakukan perbuatan seperti yang telah dituduhkan. Ia pun menghubungkan bahwa kegiatan ini berhubungan dengan sebuah jaringan besar dan terstruktur yang kemudian disebut sebagai mafia hukum. Dalam usahanya, Thomas dibantu oleh seorang wartawan bernama Maryam yang ia temui di Hongkong, Maggie yang merupakan asisten di kantornya, Kris dan kawan-kawan yang merupakan orang-orang IT yang bertugas untuk menganalisa data dan informasi untuk mengungkap kasus serta beberapa tokoh penting lain yang ada pada novel ini. Kesimpulan diperoleh bahwa segala fitnah yang telah ada dikerjakan oleh sebuah jaringan yang besar dan terencana yang disebut sebagai mafia hukum. Setelah melakukan analisa secara mendalam, diketahui bahwa orang-orang yang terlibat mafia hukum tersebut ternyata meliputi pejabat tertinggi badan penyelidik kepolisian, petinggi partai yang sama dengan partai JD, anggota DPR, pejabat pemerintahan, birokrat kelas bawah, bintara polisi, jaksa, hakim dan beberapa pengusaha. Klimaks pun terjadi ketika Thomas dan kawan-kawan bertarung melawan mafia hukum tersebut. Pertarungan strategi kedua kubu tersebut sangat menarik untuk diikuti. Top markotop pokoknya. Untuk lebih tahu bagaimana ceritanya, saya sangat merekomendasikan untuk membaca novel ini dan kalau perlu dibuat film. Jarang-jarang film Indonesia bertema seperti ini, apalagi bakal ada adegan action-nya. Mari kita tunggu industru film tertarik dengan cerita di novel ini.

Secara keseluruhan saya menyukai novel ini, mulai dari alur ceritanya, konflik di dalamnya, setting, dan pesan moral yang ada di dalamnya. Novel ini seolah menceritakan kepada kita bagaimana sisi gelap dunia politik yang berkaitan dengan mafia hukum yang mungkin saja memang benar adanya pada kehidupan kita. Apalagi di tahun ini kita akan menghadapi pemilu 2014 untuk pemilihan presiden dan wakilnya. Tampaknya, kita harus lebih berhati-hati dalam memilih dan menangkap informasi yang diberitakan di media. Apabila salah, mungkin saja presiden yang kita pilih nanti bukanlah presiden yang bekerja untuk rakyat namun bekerja hanya untuk golongannya, semoga tidak akan terjadi di Indonesia. Selain itu, novel ini juga memberikan pesan bahwa kita harus peduli atas segala kejadian yang ada. Segala peristiwa buruk yang sedang terjadi, apabila kita tidak peduli akan menjadi semakin buruk. Untuk memperbaikinya, kita harus peduli dan berusaha membuat perbaikan bukan mengabaikan.

Setelah membahas sisi positifnya, ada beberapa hal yang tidak saya sukai pada novel ini. Karakter tokoh utama Thomas tampaknya terlalu sempurna dan selalu diliputi oleh keberuntungan. Bayangkan, ia beberapa kali sukses melarikan diri dari kepungan polisi setelah bertemu dengan beberapa tokoh secara kebetulan. Hal ini terjadi beberapa kali ketika ia kabur dari Hongkong, kabur dari salah satu penjara di tanah air serta peperangan puncak ketika melawan mafia hukum di sebuah kapal. Walaupun ini fiksi, tapi lebih seru kayaknya apabila semua tidak terjadi secara kebetulan. Rekomendasi dari saya, alangkah baiknya sebelum membaca novel 'Negeri di Ujung Tanduk' anda membaca terlebih dahulu 'Negeri Para Bedebah'. Apabila anda tidak membacanya dari sana, mungkin terkesan ada tokoh yang muncul tiba-tiba seperti yang saya alami ketika membaca novel ini. 

Pokoknya, secara keseluruhan saya beri nilai 8/10 untuk novel ini. Maju terus karya anak bangsa, semoga tulisan ini bermanfaat!

Untuk melihat beberapa quotes menarik kutipan dari novel ini dapat dilihat pada link di bawah ini :

Minggu, 29 Desember 2013

".... Kita sebenarnya sedang berperang melawan kezaliman yang dilakukan kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita yang mengambil keuntungan karena memiliki pengetahuan, kekuasaan, atau sumber daya. Jika kita memilih tidak peduli, lebih sibuk dengan urusan masing-masing, nasib negeri ini persis seperti sekeranjang telur di ujung tanduk, hanya soal waktu akan pecah berantakan. Ini negeri di ujung tanduk ... "

-Tere Liye, Penulis -

Selasa, 19 Maret 2013

CINTA = NOL


Ran : "Kalau kamu memang detektif, seharusnya kamu bisa menganalisis hatiku kan!? BODOH!" (Ran pun berlari sambil menangis meninggalkan Shinichi di belakangnya)

Shinichi : "TU, TUNGGU! RAN! TUNGGU DULU! TUNGGU DONG! (Shinichi berlari mengejar Ran)

Setelah berlari beberapa saat, akhirnya Shinichi mampu mengejar Ran. Shinichi pun segera menangkap tangan Ran agar ia tak berlari lagi.

Ran : "LEPASKAAAN! LEPASKAN!" (Ran memberontak kepada Shinichi)"

Shinichi : "KAMU INI RUMIT, TAHU! KAMU SEPERTI KASUS RUMIT YANG MENYUSAHKAN! AKU TERLALU BANYAK MELIBATKAN EMOSI KALAU BERURUSAN DENGANMU! SEKALIPUN AKU HOLMES, AKU TIDAK MUNGKIN BISA MEMECAHKAN KASUS SERUMIT KAMU!

Ran : "....." (Ran terdiam mendengar perkataan Shinichi)

Shincihi : (Setelah melihat Ran mulai tenang, Shinichi melanjutkan perkataannya) "Karena tidak mungkin aku bisa membaca dengan tepat isi hati gadis yang kusukai"

Ran : "Ehh...."

Shinichi : "Mengenai perkataan temanmu bahwa cinta sama dengan nol. Katakan lagi kepada temanmu itu. Mungkin benar bahwa dalam tenis, cinta sama dengan nol ... Nol juga adalah tempat dimana kita memulai segala sesuatu. Tidak ada sesuatu yang dihasilkan jika kita tidak berangkat dari sana"

-Dikutip dari serial Detektif Conan saat kasus Ratu Lapangan Rumput, Minerva Glass-

Senin, 11 Februari 2013

Mungkin, aku bisa menemukan jawabannya.

"Yang mendamaikan itu lebih baik untukmu daripada yang menceriakan"
-Mario Teguh-

Minggu, 27 Januari 2013


“Bagiku, hujan menyimpan senandung liar yang membisikkan 1001 kisah. Tiap tetesnya yang merdu berbisik lembut, menyuarakan nyanyian alam yang meembuatku rindu mengendus bau tanah basah. Bulir – bulir yang jatuh menapak di atas daun, mengalir lurus menyisakan sebaris air di dedaunan. Sejuk, mirip embun”

“Hidup seperti ini. Aku bisa merasakan senja yang bercampur bau tanah sepeninggal hujan. Seperti kanvas putih yang tersapu warna – warna homogen indah. Dentingan sisa – sisa titik hujan di atas atap terasa seperti seruling alam yang bisa membuatku memejamkan mata. Melodi hidup, aku menyebutnya seperti itu. Saat semua ketenangan bisa kudapatkan tanpa harus memikirkan apa pun”
-Ranggadipta-

Dikutip dari novel "Hujan Punya Cerita Tentang Kita"

Minggu, 11 November 2012

Kau bukanlah, cantikmu yang kucari, 
bukanlah itu yang aku nanti, 
tetapi ketulusan hati yang abadi

Kutahu, mawar tak seindah dirimu, 
awan tak seteduh tatapanmu 
tetapi, kutahu yang kutunggu hanyalah senyumanmu

-Senyumanmu-
LETTO

Jumat, 07 September 2012

Sepatah Kata Untukmu

"Hanya ikatan ukhuwah pemersatu kita, penajam dan penguat izzah seorang muslim, tak ada intima selain kepada-Nya.  Wahai saudaraku, satukan barisan ini, jangan mundur kala melihat bahaya, terangi rambu jalan dan pertajam jiwamu, dengan petunjuk Allah untuk membimbing manusia"
-Ribathul Ukhuwwah-

"Jika kalian sedang bersedih, terpagut masa lalu menyakitkan, penuh penyesalan seumur hidup, salah satu obatnya adalah dengan menyadari masih banyak orang lain yang lebih sedih dan mengalami kejadian lebih menyakitkan dibanding kalian. Masih banyak orang lain yang tidak lebih beruntung dibanding kita. Itu akan memberikan pengertian bahwa hidup ini belum berakhir, membuat kita selalu yakin : setiap makhluk berhak atas setidaknya satu harapan"
-Dari sebuah Novel-

"Sesuatu yang nyata dan kompleks ternyata tersusun atas sub bagian kecil yang sederhana." (Konsep Chaos)
Mari mulai hal yang Besar dari sesuatu yang KECIL.
-Achmad Prayogi-

"Mimpi bukan hanya milik orang berbakat. Saat bermimpi, pejamkan mata, dengan demikian tidak ada yang akan meremehkan mimpi itu. Lalu yakinkan diri dan berusahalah"
-Ayu Dwisastri-

"Kehidupan bagai sebuah tasbih, berawal dan berakhir dititik - titik yang sama. Bukan hanya tasbih jika hanya satu butir, bukan kehidupan jika hanya 1 dimensi. Kehidupan akan selalu melewati serangkaian untaian butiran suka, duka, derita, bahagia, gembira, gagal ataupun sukses"
-Hunaidah-


"Orang yang jatuh cinta itu pasti gak suka tidur? Kenapa? Karena pada saat jatuh cinta kenyataan itu lebih indah daripada mimpi"

-Hitam Putih-

Minggu, 29 April 2012

Kami adalah ........


Kami bukanlah Laskar Pelangi yang berjuang di sekolah Muhammadiyah di Tanah Belitong.
Kami bukanlah laskar anak jalanan Baker's Street yang sering membantu tuan Sherlock Holmes memecahkan kasus.
Kami bukanlah sekelompok orang yang pandai bermain alat musik seperti orang - orang yang ada di cerita  "40 Days in Europe" yang mampu membuat Indonesia bangga.

Kami hanyalah orang yang sedang berjuang untuk masa depan kami, bangsa kami dan negara kami. Menjadi orang yang "From Zero to Hero". Karena kami yakin, kamilah armada masa depan yang akan mengukir dunia. Kami akan meraih semua bintang dan menebarkan sinarnya hingga menerangi semesta.

"Special for Math'09"

Selasa, 09 Agustus 2011

BERSAMA KESULITAN ADA KEMUDAHAN



-->
Wahai manusia, setelah lapar ada kenyang, setelah haus ada kepuasan,
setelah begadang ada tidur pulas, dan setelah sakit ada kesembuhan. Setiap
yang hilang pasti ketemu, dalam kesesatan akan datang petunjuk, dalam
kesulitan ada kemudahan, dan setiap kegelapan akan terang benderang.
{Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya)
atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya.} (QS. Al-Maidah: 52)
Sampaikan kabar gembira kepada malam hari bahwa sang fajar pasti
datang mengusirnya dari puncak-puncak gunung dan dasar-dasar lembah.
Kabarkan juga kepada orang yang dilanda kesusahan bahwa, pertolongan
akan datang secepat kelebatan cahaya-dan kedipan mata. Kabarkan juga
kepada orang yang ditindas bahwa kelembutan dan dekapan hangat akan
segera tiba.
Saat Anda melihat hamparan padang sahara yang seolah memanjang
tanpa batas, ketahuilah bahwa di balik kejauhan itu terdapat kebun yang
rimbun penuh hijau dedaunan.
Ketika Anda melihat seutas tali meregang kencang, ketahuilah bahwa,
tali itu akan segera putus.
Setiap tangisan akan berujung dengan senyuman, ketakutan akan
berakhir dengan rasa aman, dan kegelisahan akan sirna oleh kedamaian.
Kobaran api tidak mampu membakar tubuh Nabi Ibrahim a.s. Dan itu,
karena pertolongan Ilahi membuka "jendela" seraya berkata:
{Hai api menjadi dinginlah dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim.}
(QS. Al-Anbiya': 69)
Lautan luas tak kuasa menenggelamkan Kalimur Rahman (Musa a.s).
Itu, tak lain karena suara agung kala itu telah bertitah,
{Sekali-kali tidak akan tersusul. Sesungguhnya, Rabb-ku besertaku, kelak Dia
akan memberi petunjuk kepadaku.} (QS. Asy-Syu'ara:: 62)

Rabu, 09 Februari 2011

PETUAH HIKMAH Dr.Aidh al Qarni


Anda harus menyerahkan semua hal kepada takdir agar tidak menimbulkan kebencian , penyesalan dan kesedihan. Dan percayalah akan kebenaran qodho sebelum dilanda penyesalan dan kesedihan.

Karena bersama kesulitan pasti ada kemudahan.

- Rahmat Allah akan diturunkan dengan melaksanaan ketaatan dan bersegera melakukan kebaikan.

- Memahami hakekat kebahagiaan,

orang yang berusaha mencapai kebahagiaan dengan mengumpulkan harta,kedudukan, dan jabatan,tak ada yang bisa diraihnya, kecuali kegelisahan.

- Sendinya orang bahagia adalah hatinya selalu bersyukur, hati selalu berzikir dan sabar.

- Ada dua sifat yang harus dihindari, yaitu mengeluh ketika mendapat nikmat dan mengumpat ketika mendapat musibah.