DAAN MOGOT, PEMUDA GIGIH PEJUANG INDONESIA

Daan Mogot, salah satu contoh pemuda yang dapat diteladani kisah perjuangannya demi tanah air Indonesia

REVIEW NOVEL HUJAN

Novel terbaru karangan Tere Liye berjudul Hujan yang menceritakan kehidupan seorang gadis bernama Lail, salah satu korban selamat dari bencana gunung meletus skala 8 VEI.

AYAT-AYAT CINTA 2

Sebuah novel karya Habiburrahman El Shirazy, merupakan lanjutan dari Ayat-Ayat Cinta 1 yang mengkisahkan hidup seorang muslim Indonesia bernama Fahri.

REMBULAN TENGGELAM DI WAJAHMU

Sebuah review novel karya Tere Liye. Novel yang mengisahkan jawaban atas pertanyaan berkecamuk milik Ray atas apa yang ia peroleh sepanjang hidupnya.

FT : SUNDERLAND VS MU 2-1

Bertandang ke Stadium of Light, MU justru kembali tersungkur. Perjalanan menembus empat besar pun kian sulit.

DILAN

Sebuah novel karya Pidi Baiq yang mengangkat kisah percintaan anak SMA. Ceritanya ringan dan menggemaskan.

FT : CHELSEA vs MU 1-1

Bertandang ke Stamford Bridge, MU harus puas berbagi angka. Sempat unggul melalui gol Jesse Lingard, gol Diego Costa pada menit ke-90 memupus harapan MU untuk membawa pulang poin penuh.

NEGERI DI UJUNG TANDUK

Sebuah review Novel karya Tere Liye : Negeri di Ujung Tanduk

Rabu, 15 Agustus 2012

“PARA PEMUDA”, SANG PENGGERAK, PENGUBAH ATAU PENONTON?




Rasulullah saw bersabda, dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu, “Tidak akan beranjak kaki anak Adam pada Hari Kiamat dari sisi Rabbnya sampai dia ditanya tentang 5 (perkara) : Tentang umurnya dimana dia habiskan, tentang masa mudanya dimana dia usangkan, tentang hartanya dari mana dia mendapatkannya dan kemana dia keluarkan dan tentang apa yang telah dia amalkan dari ilmunya”. (HR. At-Tirmizi)

          Para pembaca yang insya Allah dirahmati oleh Allah swt, usia muda merupakan usia yang  produktif yang memberikan peluang cukup besar untuk melakukan karya manfaat yang sebesar – besarnya. Usia muda merupakan usia dengan semangat yang masih membara, energi masih cukup dan stamina tubuh yang masih fit. Tak pantas jika seorang pemuda bermalas – malasan dalam menjalani hidup, terlebih dalam berbuat sesuatu yang bermanfaat untuk agama, bangsa dan dirinya sendiri.
          Remaja memiliki tanggung jawab terhadap diri, lingkungan keluarga, negara juga agamanya. Islam sangat menghargai kaum muda dalam memperjuangkan kebaikan akan diri dan agamanya, bahkan Allah mengatakan bahwa Dia lebih menyukai seorang pemuda takut berbuat dosa dan memilih taat kepada Allah ketimbang kaum tua.  Remaja merupakan usia di mana seseorang menganggap dirinya masih cukup lama mengarungi kehidupan, sehingga terkadang dapat melakukan hal – hal apa saja yang dirasa ingin dicobanya. Oleh sebab itu wajar jika Allah sangat menyukai pemuda yang takut berbuat maksiat kepada-Nya.

Senin, 04 Juni 2012

AKU RINDU SAAT - SAAT ITU

Masa - masa ujian semester akhir - akhir ini cukup membut pusing kepala. Hampir setiap hari waktu untuk tidur berkurang karena belajar. Kebiasaan belajar larut malam hingga H-1 ujian masih kubawa sampai sekarang, padahal ga bagus sih. Efeknya seperti biasa, masuk angin dan pusing kepala menjadi umum kurasakan. Tetapi disela - sela kesibukan ujianku tersebut, aku menemukan inpirasi menarik dari obrolan teman - teman satu kontrakanku. Biasa, anak kos - kosan kalau sudah sampai di kosan suka ngobrol ngalor ngidul (ke mana - mana) yang penting asyik.

Akhir pekan lalu, tidak seperti biasanya teman - temanku masih ada di kontrakan. Biasanya jika sudah memasuki akhir pekan kontrakan akan sepi karena mereka pulang ke rumah masing - masing. Suasana ujian mungkin menjadi penyebab mereka untuk tidak pulang ke rumah dahulu. Seusai makan malam, aku dan teman - teman satu kontrakan berkumpul di ruang utama untuk sekedar ngobrol. Diawali dari pembicaraan ringan mengenai film, obrolan pun meluas. Salah seorang temanku menyatakan bahwa sekarang ia bosan dengan acara - acara di televisi setiap Minggu pagi. Alasannya, sekarang terlalu banyak acara televisi yang berbau konser - konser musik sehingga acara anak - anak seperti kartun berkurang. Padahal waktu zaman dia kecil, acara - acara kartun masih sangat menjamur dan ia sangat suka menontonnya.

Salah satu acara yang menurut mereka bagus ialah film Let's and Go. Film ini menceritakan tentang perjuangan kakak beradik Retsu dan Go untuk meraih impiannya menjadi pembalap mini 4WD (Tamiya) terhebat di dunia. Setiap episodenya pasti tidak akan kita lewati. Perjuangan kakak beradik tersebut di film pun terkadang kita terapkan di dunia masa kecil kita. Mulailah musim tamiya yang merajalela di kalangan anak - anak. Setiap anak pada masa itu, sangat ingin sekali memiliki tamiya yang kemudian saling adu cepat dengan punya temannya. Tidak jarang kita sampai menangis di depan kedua orang tua untuk dibelikan mainan ini. Dari hal tersebut timbul kekreatifan dari dalam diri kita untuk memodifikasi tamiya milik masing - masing dengan memberi tampilan yang menarik dan kecepatan yang diinginkan. Kadang - kadang dinamonya diganti, bannya juga diganti atau sekedar ganti body-nya. Ketika ingin main, kita berbondong - bondong ke rumah teman yang punya track tamiyanya atau ke rental tamiya yang menyewakan track-nya. Sangat menarik aku mengingat musim - musim permainan tamiya dulu.

Kamis, 24 Mei 2012

UAS in 6th semester


Hari ini adalah hari pertama gw menjalani UAS di semster 6. Di awal semester lalu, gw udah mematok target untuk kuliah gw di semester ini. Bagi gw, semester ini sangat penting karena untuk perjalanan kuliah gw ke depannya akan ditentukan di semester ini. Baik dari segi peminatan maupun mata kuliah yang akan gw ambil.

Hasil yang kurang memuaskan semester lalu, membuat gw berusaha lebih keras semester ini. Belajar lebih rajin, tak malu bertanya, sering latihan dan segala upaya lain gw upayakan. Tetapi, memang segala sesuatu yang gw jalani sekarang belum tentu hasilnya akan sesuai target. Semua kembali kepada Allah. Banyak - banyak berdoa mungkin salah satu jalan keluar agar seimbang dengan kerja keras yang kita lakukan.

Ada beberapa nasehat yang gw masih pikirkan sampai sekarang, yakni apakah gw kuliah untuk dapat nilai atau ilmu? Memang ada yang bilang kalo niat kita dapat ilmu, pasti nilai kita akan bagus. Namun, semakin ke sini, entah kenapa gw merasa sulit sekali untuk mendapat nilai bagus walaupun rasanya sudah bekerja maksimal. Ya, mungkin ini hanya rasa ketidakpuasan gw atas hasil yang gw terima dalam beberapa ujian terakhir. Gw merasa gak beruntung ketika gw udah belajar keras, ngerjain banyak soal, tanya sana - sini tapi ketika ujian nge-blank dan bingung gimana ngerjain soal ujian tersebut. Sementara teman gw yang belajarnya mepet, cuma ngerjain beberapa soal dia bisa ngerjain soal ujiannya karena beruntung soal yang dia kerjain keluar diujian. Apakah selalu seperti itu? Apakah ini teguran dari-Mu agar aku lebih rajin belajar. Ya Allah maafkanlah hamba-Mu jika selama ini masih kurang bersyukur atas segala karunia yang telah engkau berikan. Hamba hanya ingin yang terbaik untuk diri hamba. Jika ini memang ada ikmahnya, tuntunlah hamba dan istiqomahkan hamba di jalan-Mu. Hamba yakin Engkau sedang mempersiapkan rencana yang jauh lebih indah dari yang hamba duga.

Gw percaya akan kata - kata yang diucapkan oleh ust. Habiburrahman el Shirazy beberapa waktu lalu mengenai sebuah pepatah Arab yang artinya, " Jika keinginan kita kuat, maka akan teranglah jalannya ". Kuatkanlah tekad hamba ya Allah, iringi selalu diri hamba dengan segala karunia dan petunjuk-Mu serta istiqomahkan hamba agar selalu setia berjuang di jalan-Mu. Amin

Today is Geometri Analytic, Tomorrow is Linear Models 2, Monday are Network Optimization and Linear Programming, Wednesday is Algorithm Data & amp; Structure and the last on Thursday is Geometri Differensial. I hope, I can pass all of them well.

"JIKA KEINGINAN KITA KUAT, MAKA AKAN TERANGLAH JALANNYA"
(Sebuah Pepatah)


Minggu, 29 April 2012

Kami adalah ........


Kami bukanlah Laskar Pelangi yang berjuang di sekolah Muhammadiyah di Tanah Belitong.
Kami bukanlah laskar anak jalanan Baker's Street yang sering membantu tuan Sherlock Holmes memecahkan kasus.
Kami bukanlah sekelompok orang yang pandai bermain alat musik seperti orang - orang yang ada di cerita  "40 Days in Europe" yang mampu membuat Indonesia bangga.

Kami hanyalah orang yang sedang berjuang untuk masa depan kami, bangsa kami dan negara kami. Menjadi orang yang "From Zero to Hero". Karena kami yakin, kamilah armada masa depan yang akan mengukir dunia. Kami akan meraih semua bintang dan menebarkan sinarnya hingga menerangi semesta.

"Special for Math'09"

Sabtu, 08 Oktober 2011

That’s my dream….. !!!!



Cita – cita, mimpi, angan-angan atau keinginan terhadap sesuatu pasti dimiliki oleh setiap orang. Kesemuanya itu, pasti bervariasi bagi setiap orang. Hal-hal tersebut memang terkadang tidak masuk akal dan terlalu mengkhayal. Akan tetapi, semuanya bisa terwujud tergantung usaha yang kita lakukan, realistis tentunya. Belum lama ini saya menyaksikan langsung bagaimana seseorang benar-benar meraih mimpinya. Banyak usaha, kucuran keringat serta keluh kesah telah ia lalui untuk mencapai keberhasilannya. Dan saat ini, ia telah merasakan nikmat dari usaha kerasnya tersebut yang pasti membuat orang iri sekaligus bangga mempunyai teman sepertinya.
Nama orang tersebut ialah Lukman Hakim. Dia adalah mahasiswa Universitas Indonesia jurusan Sastra Jepang angkatan 2009. Aku mengenal dirinya sewaktu SMA. Kami sama-sama bersekolah di SMAN 63 Jakarta dan kebetulan ekstrakurikuler kami sama, yakni Rohis (Rohani Islam). Karena kegiatan ekstrakurikuler tersebut, kami jadi sering berinteraksi dan saling kenal satu sama lain. Bukan hanya kenal nama, namun hingga karakter masing-masing. Kemudian pada suatu saat kami pun bersama teman-teman lainnya membicarakan tentang cita-cita masing-masing. Saya pun bingung saat itu menjawab apa karena masih belum terpikirkan mau jadi apa nantinya, paling-paling yang saya pikirkan ialah belajar dan bermain, belum ke arah masa depan. Dan diantara teman saya itu, ada seseorang yang cukup unik dan dialah Lukman Hakim yang akrab disapa “Sensei” karena keahliannya dalam Bahasa Jepang. Dia berbicara bahwa dia ingin meneruskan kuliahnya di sastra Jepang, walaupun orang tuanya kurang setuju dengannya karena khawatir mengenai prospek kerjanya. Dia pun bercerita kepada kami bahwa sebenarnya prospek kerja dari sastra Jepang cukup luas karena bisa menjadi konsulat atau bekerja di KBRI, keren kan?? ^^ Dia pun sempat berpikir untuk terjun ke bidang arsitektur jika keinginannya ini tidak dikabulkan kedua orang tuanya.

MEMORI SORE ITU


Saat ini, HMD Matematika UI 2011 sedang menyelenggarakan event olahraga yang bernama Math Cup 2011. Event ini merupakan salah satu bentuk acara keolahragaan di mana saling adu kehebatan antar angkatan dan memperebutkan kemenangan, namunn pastinya menjunjung tinggi sportivitas. Cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain, futsal, bulu tangkis, basket, tenis meja, voli, catur dan othello.

Sore kemarin diadakan pertandinngan futsal di stadium of Brumbun. Ada empat pertandingan, yakni Futsal 2009 vs 2010 (putra & putri) serta Futsal Angkatan atas vs 2011 (putra & putri). Semua pertandingan yang berlangsung sore itu sangat menaarik dan menghibur. Sungguh sangat tidak rugi diriku berada di sana. Pertandingan dibuka dengan futsal putri antara 2009 vs 2010 yang akhirnya dimenangkan 2010 dengan skor 2-0, yang menjadi bintang pada pertandingan ini ialah Elvin Marwady. Dilanjutkan kemudian oleh pertandingan futsal putra 2009 vs 2010 dengan hasil akhir 2-1 untuk kemenangan 2009. Kedua tim bermain sangat cepat dan agresif. Meskipun pada akhirnya 2009 yang berhasil memenangkan pertandingan.

Selasa, 23 Agustus 2011

SEMAKIN SEMANGAT IBADAH DI AKHIR RAMADHAN


Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya. Sebagian kaum muslimin di akhir Ramadhan malah tersibukkan dengan hal-hal dunia. Dirinya lebih memikirkan pulang mudik, baju baru dan silaturahmi kepada kerabat. Contoh dari suri tauladan kita tidaklah demikian. Di akhir Ramadhan, Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih tersibukkan dengan ibadah, apalagi shalat malam.


Raih Lailatul Qadar
Selayaknya bagi setiap mukmin untuk terus semangat dalam beribahadah di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan lebih dari lainnya. Di sepuluh hari terakhir tersebut terdapat lailatul qadar. Allah Ta’ala berfirman, “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan” (QS. Al Qadar: 3).
Lailatul qadar adalah malam yang penuh kemuliaan. Telah terdapat keutamaan yang besar bagi orang yang menghidupkan malam tersebut. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa melaksanakan shalat pada lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.”
(HR. Bukhari no. 1901) An Nakho’i mengatakan, “Amalan di lailatul qadar lebih baik dari amalan di 1000 bulan.” (Lihat Latho-if Al Ma’arif, hal. 341). Mujahid, Qotadah dan ulama lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan adalah shalat dan amalan pada lailatul qadar lebih baik dari shalat dan puasa di 1000 bulan yang tidak terdapat lailatul qadar (Zaadul Masiir, 9/191).


Kapan Lailatul Qadar Terjadi?
Lailatul Qadar itu terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari no. 2020 dan Muslim no. 1169) Terjadinya lailatul qadar di malam-malam ganjil lebih memungkinkan daripada malam-malam genap, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Carilah lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari no. 2017)