DAAN MOGOT, PEMUDA GIGIH PEJUANG INDONESIA
Daan Mogot, salah satu contoh pemuda yang dapat diteladani kisah perjuangannya demi tanah air Indonesia
REVIEW NOVEL HUJAN
Novel terbaru karangan Tere Liye berjudul Hujan yang menceritakan kehidupan seorang gadis bernama Lail, salah satu korban selamat dari bencana gunung meletus skala 8 VEI.
AYAT-AYAT CINTA 2
Sebuah novel karya Habiburrahman El Shirazy, merupakan lanjutan dari Ayat-Ayat Cinta 1 yang mengkisahkan hidup seorang muslim Indonesia bernama Fahri.
REMBULAN TENGGELAM DI WAJAHMU
Sebuah review novel karya Tere Liye. Novel yang mengisahkan jawaban atas pertanyaan berkecamuk milik Ray atas apa yang ia peroleh sepanjang hidupnya.
FT : SUNDERLAND VS MU 2-1
Bertandang ke Stadium of Light, MU justru kembali tersungkur. Perjalanan menembus empat besar pun kian sulit.
DILAN
Sebuah novel karya Pidi Baiq yang mengangkat kisah percintaan anak SMA. Ceritanya ringan dan menggemaskan.
FT : CHELSEA vs MU 1-1
Bertandang ke Stamford Bridge, MU harus puas berbagi angka. Sempat unggul melalui gol Jesse Lingard, gol Diego Costa pada menit ke-90 memupus harapan MU untuk membawa pulang poin penuh.
NEGERI DI UJUNG TANDUK
Sebuah review Novel karya Tere Liye : Negeri di Ujung Tanduk
Minggu, 19 April 2015
Chelsea vs Manchester United
Selasa, 31 Maret 2015
Hari Film Nasional
@eriskarein0306
"Selamat hari Film Nasional :D . Cintai dan nonton terus karya karya film dalam negeri ."
Bahkan, #HariFilmNasional menjadi trending topic di twitter kemarin.
Menceritakan Hari Film Nasional, pasti kita ingin tahu mengapa tanggal 30 Maret diperingati sebagai Hari Film Nasional. Menurut penelusuran yang gw peroleh, tanggal 30 Maret 1950 adalah pertama kalinya syuting film "Darah dan Doa" dimulai, dimana film tersebut merupakan film pertama yang secara mandiri diproduksi dan disutradarai oleh anak bangsa. Kelahiran film "Darah dan Doa" ini kemudian disebut-sebut sebagai cikal bakal kelahiran film nasional dan sejak saat itulah tanggal 30 Maret ditetapkan sebagai Hari Film Nasional. Jadi, tahun ini kita memperingati Hari Film Nasional yang ke-65.
Udah 65 tahun nih, gimana menurut pembaca mengenai film-film nasional kita?
Secara pribadi, jujur gw pernah jenuh dengan film nasional yang bertemakan horor dengan bumbu pornografi. Kesannya, film yang dihasilkan tidak memberikan nilai positif kepada penontonnya. Gw pun kalo nonton film yang kaya gini, ga akan fokus dengan ceritanya tapi lebih fokus dengan ....., ahh you know lah. Uups ..., :D Anyway, meski seperti itu, tetap harus kita hargai hasil karya mereka. Kalian para pembaca pasti suka juga kan, :p
Overall, gw tetap suka dengan film nasional, seperti Ayat-Ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih, Laskar Pelangi, Habibie Ainun, Film-Film Raditya Dika, dan sebagainya. Beberapa tema yang membahas masyarakat Indonesia Timur seperti film Cahaya dari Timur : Beta Maluku serta Di Timur Matahari juga sangat recommended untuk ditonton. Seminggu yang lalu, gw juga baru saja melihat Short Film Festival 2015 yang merupakan ajang kompetisi film pendek karya anak bangsa. Hasilnya, para finalis kompetisi tersebut filmnya gak kalah keren dengan film-film yang sudah ada. So, karya anak bangsa juga bisa berkualitas kok.
Sebagai penutup artikel ini, gw mengutip sedikit ucapan Reza Rahardian yang berkata,
"Sangat percaya suatu saat film atau sineas Indonesia meraih Piala Oscar".
Aamiin. Mari kita dukung karya anak bangsa, khususnya di industri film. Kemudian nontonnya di bioskop, jangan nunggu bajakan atau download (padahal gw sendiri masih suka download, hahaa ...).
Selamat Hari Film Nasional, Jadilah Raja di Negeri Sendiri!
Minggu, 30 November 2014
GALLERY : MANCHESTER UNITED VS HULL CITY 3-0
Minggu, 23 November 2014
KITA
Melangkah, berjalan hingga berlari bersama kalian
Meski beban terasa berat pada bahu-bahu kita, canda tawa kalian tak pernah hilang
Senyuman itu, tak akan pernah kulupakan, selalu menjadi nutrisi semangat bagi jiwa ragaku
Kesedihan dan duka yang pernah hadir, terasa semakin menguatkan batin kita
Kini aku rindu suasana itu
Bertemu kalian langsung, sangat sulit untuk diwujudkan
Mendegar kabar kalian melalui dunia maya, sudah mampu membuatku senang, sangat senang
Hanya untuk membuktikan bahwa senyuman kalian masih seperti dulu
Tak pernah berubah ditelan oleh zaman
Hai kawan,
Aku memang tak pandai berpuisi
Aku juga tak pandai mengungkapkan rasa yang sesungguhnya sangat dalam ini
Aku juga tak tahu, apakah kehadiranku cukup untuk mewarnai kehidupan kalian
Namun bagiku, kalianlah yang terbaik
Biarkan aku bersama kalian lebih lama lagi
Hanya untuk menikmati canda tawa yang sudah cukup untuk membuat jiwa ini lepas
Hanya untuk sekedar berbagi cerita, bahwa dunia ini unik dan semakin unik dengan keanehan tingkah laku kita
Salam rindu untuk sahabat-sahabatku, ingin rasanya menyanyikan lagu ini bersama-sama kalian
Disaat kita bersama, di waktu kita tertawa, menangis, merenung oleh cinta. Kau coba hapuskan rasa, rasa dimana kau melayang jauh dari jiwaku, juga mimpiku. Biarlah biarlah, hariku dan harimu, terbelenggu satu oleh ucapan manismu.
Dan kau bisikkan, kata cinta. Kau telah percikkan, rasa sayang. Pastikan kita seirama. Walau terikat rasa hina.
'KITA' BY SHEILA ON 7
Gallery : Arsenal vs Manchester United
Senin, 17 November 2014
Menjelang Kenaikan BBM, Warga Padati SPBU
Beberapa saat yang lalu Bapak Presiden Jokowi menetapkan akan menaikkan harga BBM mulai nanti malam pukul 00:00. Harga premium akan naik menjadi Rp 8.500,00 dan Solar menjadi Rp 7.500,00. Saya sendiri baru tahu kabar ini saat akan pulang dari kantor melalui teman di salah satu media sosial. Kebetulan, bensin motor saya memang sudah sekarat alias minta diisi. Pada perjalanan pulang, saya berhenti di salah satu SPBU daerah Mayestik, Jakarta Selatan. Alhamdulillah, tampaknya belum terjadi antrian panjang di sini. Bahkan masih terbilang normal.
Memasuki daerah Petukangan, Jakarta Selatan, antrian warga di SPBU sudah terlihat cukup panjang. Apabila anda dari arah Kebayoran Lama, kemacetan akibat antrian warga tersebut sudah terjadi sejak pintu Tol Ciledug.
Minggu, 09 November 2014
Gallery : Manchester United vs Crystal Palace 1-0














































