DAAN MOGOT, PEMUDA GIGIH PEJUANG INDONESIA
Daan Mogot, salah satu contoh pemuda yang dapat diteladani kisah perjuangannya demi tanah air Indonesia
REVIEW NOVEL HUJAN
Novel terbaru karangan Tere Liye berjudul Hujan yang menceritakan kehidupan seorang gadis bernama Lail, salah satu korban selamat dari bencana gunung meletus skala 8 VEI.
AYAT-AYAT CINTA 2
Sebuah novel karya Habiburrahman El Shirazy, merupakan lanjutan dari Ayat-Ayat Cinta 1 yang mengkisahkan hidup seorang muslim Indonesia bernama Fahri.
REMBULAN TENGGELAM DI WAJAHMU
Sebuah review novel karya Tere Liye. Novel yang mengisahkan jawaban atas pertanyaan berkecamuk milik Ray atas apa yang ia peroleh sepanjang hidupnya.
FT : SUNDERLAND VS MU 2-1
Bertandang ke Stadium of Light, MU justru kembali tersungkur. Perjalanan menembus empat besar pun kian sulit.
DILAN
Sebuah novel karya Pidi Baiq yang mengangkat kisah percintaan anak SMA. Ceritanya ringan dan menggemaskan.
FT : CHELSEA vs MU 1-1
Bertandang ke Stamford Bridge, MU harus puas berbagi angka. Sempat unggul melalui gol Jesse Lingard, gol Diego Costa pada menit ke-90 memupus harapan MU untuk membawa pulang poin penuh.
NEGERI DI UJUNG TANDUK
Sebuah review Novel karya Tere Liye : Negeri di Ujung Tanduk
Senin, 28 September 2015
PEKAN KE-7 EPL, MU SUKSES BERTENGGER DI PUNCAK KLASEMEN
Senin, 21 September 2015
DUA GOL MARTIAL ANTARKAN MU KE POSISI DUA KLASEMEN
Babak kedua baru berjalan 5 menit, Anthony Martial kembali mencetak gol usai memanfaatkan blunder dari Yoshida yang melakukan eror back pass. Martial yang tinggal berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang pun tak menemui kesulitan untuk membawa MU unggul 1-2. MU kembali menambah gol melalui Juan Mata pada menit ke-68. Bola liar tendangan Memphis Depay yang membentur mistar gawang tepat jatuh di kaki Juan Mata, ia pun dengan mudah menaklukan Stekelenburg yang mengawal gawang Southampton. Tuan rumah sempat memperkecil kedudukan menjadi 2-3 melalui Pelle di menit ke-86. Namun, hingga pertandingan berakhir skor tetap bertahan untuk keunggulan MU.
Minggu, 13 September 2015
WHO IS THE REAL RED ??? MU VS LIVERPOOL 3-1
Minggu, 03 Mei 2015
West Brom Sukses Perpanjang Derita MU
Minggu, 19 April 2015
Chelsea vs Manchester United
Selasa, 31 Maret 2015
Hari Film Nasional
@eriskarein0306
"Selamat hari Film Nasional :D . Cintai dan nonton terus karya karya film dalam negeri ."
Bahkan, #HariFilmNasional menjadi trending topic di twitter kemarin.
Menceritakan Hari Film Nasional, pasti kita ingin tahu mengapa tanggal 30 Maret diperingati sebagai Hari Film Nasional. Menurut penelusuran yang gw peroleh, tanggal 30 Maret 1950 adalah pertama kalinya syuting film "Darah dan Doa" dimulai, dimana film tersebut merupakan film pertama yang secara mandiri diproduksi dan disutradarai oleh anak bangsa. Kelahiran film "Darah dan Doa" ini kemudian disebut-sebut sebagai cikal bakal kelahiran film nasional dan sejak saat itulah tanggal 30 Maret ditetapkan sebagai Hari Film Nasional. Jadi, tahun ini kita memperingati Hari Film Nasional yang ke-65.
Udah 65 tahun nih, gimana menurut pembaca mengenai film-film nasional kita?
Secara pribadi, jujur gw pernah jenuh dengan film nasional yang bertemakan horor dengan bumbu pornografi. Kesannya, film yang dihasilkan tidak memberikan nilai positif kepada penontonnya. Gw pun kalo nonton film yang kaya gini, ga akan fokus dengan ceritanya tapi lebih fokus dengan ....., ahh you know lah. Uups ..., :D Anyway, meski seperti itu, tetap harus kita hargai hasil karya mereka. Kalian para pembaca pasti suka juga kan, :p
Overall, gw tetap suka dengan film nasional, seperti Ayat-Ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih, Laskar Pelangi, Habibie Ainun, Film-Film Raditya Dika, dan sebagainya. Beberapa tema yang membahas masyarakat Indonesia Timur seperti film Cahaya dari Timur : Beta Maluku serta Di Timur Matahari juga sangat recommended untuk ditonton. Seminggu yang lalu, gw juga baru saja melihat Short Film Festival 2015 yang merupakan ajang kompetisi film pendek karya anak bangsa. Hasilnya, para finalis kompetisi tersebut filmnya gak kalah keren dengan film-film yang sudah ada. So, karya anak bangsa juga bisa berkualitas kok.
Sebagai penutup artikel ini, gw mengutip sedikit ucapan Reza Rahardian yang berkata,
"Sangat percaya suatu saat film atau sineas Indonesia meraih Piala Oscar".
Aamiin. Mari kita dukung karya anak bangsa, khususnya di industri film. Kemudian nontonnya di bioskop, jangan nunggu bajakan atau download (padahal gw sendiri masih suka download, hahaa ...).
Selamat Hari Film Nasional, Jadilah Raja di Negeri Sendiri!
Minggu, 30 November 2014
GALLERY : MANCHESTER UNITED VS HULL CITY 3-0




































