DAAN MOGOT, PEMUDA GIGIH PEJUANG INDONESIA

Daan Mogot, salah satu contoh pemuda yang dapat diteladani kisah perjuangannya demi tanah air Indonesia

REVIEW NOVEL HUJAN

Novel terbaru karangan Tere Liye berjudul Hujan yang menceritakan kehidupan seorang gadis bernama Lail, salah satu korban selamat dari bencana gunung meletus skala 8 VEI.

AYAT-AYAT CINTA 2

Sebuah novel karya Habiburrahman El Shirazy, merupakan lanjutan dari Ayat-Ayat Cinta 1 yang mengkisahkan hidup seorang muslim Indonesia bernama Fahri.

REMBULAN TENGGELAM DI WAJAHMU

Sebuah review novel karya Tere Liye. Novel yang mengisahkan jawaban atas pertanyaan berkecamuk milik Ray atas apa yang ia peroleh sepanjang hidupnya.

FT : SUNDERLAND VS MU 2-1

Bertandang ke Stadium of Light, MU justru kembali tersungkur. Perjalanan menembus empat besar pun kian sulit.

DILAN

Sebuah novel karya Pidi Baiq yang mengangkat kisah percintaan anak SMA. Ceritanya ringan dan menggemaskan.

FT : CHELSEA vs MU 1-1

Bertandang ke Stamford Bridge, MU harus puas berbagi angka. Sempat unggul melalui gol Jesse Lingard, gol Diego Costa pada menit ke-90 memupus harapan MU untuk membawa pulang poin penuh.

NEGERI DI UJUNG TANDUK

Sebuah review Novel karya Tere Liye : Negeri di Ujung Tanduk

Selasa, 29 Desember 2015

HADAPI CHELSEA, MU GAGAL MENANG LAGI



Glory Glory Man. United! Boxing Day seperti biasa hadir di penghujung tahun. Saat liga-liga eropa sedang rehat tengah musim, Liga Inggris tetap bergulir. Bahkan terdapat pertandingan Big Match : Man. United vs Chelsea yang akan berlangsung di Old Trafford. Kedua tim memang dalam kondisi yang kurang baik. MU belum pernah memetik kemenangan di sepanjang bulan Desember, sementara Chelsea baru saja memecat Jose Mourinho akibat performa buruk Chelsea musim ini. Akhirnya, Gus Hiddink ditunjuk sebagai pelatih Chelsea menggantikan Morunhi. Pertandingan ini pun juga menjadi laga penentu bagi Louis Van Gaal. Pasalnya, posisinya akan ditentukan usai laga ini berakhir. Apabila MU gagal meraih kemenangan, bukan tidak mungkin Van Gaal akan lengser dari kursi kepelatihan MU.



Kapten Wayne Rooney kembali diturunkan sebagai starter. Kembalinya Schweinsteiger dan Schneiderlin di lini tengah MU, menambah kepercayaan diri The Red Devils. Anthony Martial diturunkan sebagai sayap kiri dengan Juan Mata mengisi pos di sisi kanan. Ander Herrera mengisi posisi di belakang Wayne Rooney. Babak pertama berjalan, MU bermain cukup baik. Baru sejenak pertandingan dimulai, pendukung MU nyaris saja bersorak andaikan mistar gawang tidak menghalangi laju tendangan Juan Mata. Selanjutnya giliran Schneiderlin yang tendangannya masih melebar tipis dari gawang Chelsea yang dikawal oleh Courtois. Anthony Martial pun tak mau kalah untuk unjuk gigi, setelah melakukan penetrasi dari sisi kiri, Martial melepaskan tembakan jarak dekat namun lagi-lagi masih membentur mistar gawang. Chelsea praktis hanya melakukan serangan balik dengan peluang terbaik saat sundulan John Terry masih mampu diselamatkan oleh De Gea. Hingga babak pertama usai, skor 0-0 masih bertahan.



Babak kedua dimulai, MU masih mendominasi pertandingan dengan sesekali Chelsea melakukan serang balik. Peluang terbaik datang saat tembakan jarak dekat Ander Herrera masih mampu diselamatkan oleh Courtois. Chelsea juga memperoleh peluang terbaiknya saat mereka sukses memanfaatkan serangan balik cepat dan Nemanja Matic hanya tinggal berhadapan dengan De Gea, namun sayang tendangannya masih melambung jauh. Menjelang pertandingan berakhir, Wayne Rooney mendapat peluang emas, namun masih belum menemui sasaran. Skor kacamata akhirnya bertahan hingga pertandingan usai. 


Hasil ini pun menambah tren negatif performa MU dan nasib Van Gaal tampaknya akan semakin buruk. Saat ini posisi MU tertahan di peringkat 6 dengan koleksi 30 poin, tertinggal 9 poin dari Arsenal yang memuncaki klasemen sementara. MU pun mengakhiri performanya di penghujung tahun dengan hasil buruk, padahal laga di bulan Desember, terutama saat Boxing Day cukup vital bagi perjalanan sebuah tim di Liga Inggris. Catatan ini pun dinilai yang terburuk yang pernah diraih MU selama Boxing Day. Secara hasil, memang masih mengecewakan karena MU masih belum mampu memetik tiga poin meskipun bermain di rumah sendiri menghadapi Chelsea. Apabila dilihat secara permainan, MU memang tampil lebih baik hari ini dibandingkan beberapa pertandingan sebelumnya. Titik pertahanan tampaknya perlu dievaluasi, mengingat beberapa kali pertahanan MU sangat kerepotan menghadapi serangan balik Chelsea. Sepertinya para pemain MU juga lupa cara membuat gol. Satu kemenangan, akan sangat penting bagi MU untuk meningkatkan moral dan percaya diri pemain. Namun entah sampai kapan, satu kemenangan itu harus ditunggu. Keep Glory Glory Man. United!


Source Picture :
Twitter : @ManUtd; @ManUtd_ID; @indomanutd; @UtdIndonesia; UtdIndonesiaJKT

Senin, 21 Desember 2015

HAPPY BIRTHDAY TO ME


21 December 2015
Happy Birthday to me! Genap sudah 24 tahun usia gw saat ini. Cita rasa yang unik dan berbeda di usia yang ke-24 ini.



Kejutan teman-teman kantor. Salut dan gak nyangka mereka buat seperti ini. Kreatif banget !!! Abaikan lilin 71, ;p


Rangkaian J-Co buat jadi kue ulang tahun. Nah, yang ini bener 24 tahun


Me with my friend on Programming Trans7


Terima kasih untuk semua atas doa dan kejutannya hari ini. Doa yang terbaik juga untuk kalian semua.


"Know that you are the perfect age. Each year is special and precious, for you shall only live it once. Be comfortable with growing older"
by Louise Hay

Minggu, 20 Desember 2015

KALAH LAGI, MU TERLEMPAR DARI EMPAT BESAR



Glory Glory Man. United! Pekan ke-17 EPL hadir pada weekend ini, dan seperti biasa, memasuki periode natal dan tahun baru maka akan masuk masa-masa sibuk EPL yang dikenal sebagai Boxing Day. Pekan ini, MU bertanding melawan Norwich City di Old Trafford dengan ambisi memperbaiki performa sekaligus memangkas jarak dengan tiga tim di atasnya mengingat Arsenal dan Manchester City akan saling bentrok pekan ini.



Formasi starting line-up agak aneh dengan menempatkan Anthony Martial di sayap kanan, sementara Juan Mata digeser ke tengah bersama Michael Carrick. Penyerang utama diserahkan pada sang kapten Wayne Rooney yang genap bermain selama 500 laga bagi MU. Wayne Rooney akan dibantu oleh Fellaini yang berposisi di belakang Wayne Rooney. Sisi kiri ditempati oleh Memphis Depay selagi Jesse Lingard absen akibat cedera. Untuk posisi bek tengah, Phil Jones dan Chris Smalling kembali berduet bersama. Daley Blind di sisi kiri pertahanan, sementara Ashley Young di sisi kanan. Penjaga gawang, tentu masih De Gea yang menjadi pilihan utama.

Seperti biasa, MU tampil dengan dominasi Ball Possesion yang tinggi. Seperti biasa pula, serangan MU agak kurang tajam sehingga tendangan yang benar-benar mengancam gawang Norwich masih minim, kebanyakan tendangan para pemain MU hanya membentur rapatnya pertahanan Norwich. Malapetaka hadir ketika serangan balik Norwich sukses membuahkan gol melalui Cameron Jerome. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.



Memasuki babak kedua, belum ada perubahan komposisi pemain dari kedua tim. Norwich pun sukses mengawali babak kedua dengan baik setelah menggandakan keunggulan melalui Alexander Tetey. Lagi-lagi, gol Norwich ini berasal dari serangan balik yang tak mampu dihadang oleh pertahanan MU. Anthony Martial yang tidak maksimal bermain di sisi kanan, akhirnya dikembalikan ke posisi aslinya sebagai penyerang utama seiring masuknya Ander Herrera yang menggantikan Fellaini. Gol yang ditunggu pun hadir, tepatnya di menit ke-67, Anthony Martial sukses mencetak gol sekaligus memperkecil kedudukan menjadi 1-2. Sejak memperkecil kedudukan, MU  terus menekan. Free Kick Juan Mata hampir saja membuahkan gol andai saja tidak diselamatkan oleh penjaga gawang Norwich. Di penghujung pertandingan Chris Smalling juga hampir mencetak gol, namun sayang sundulannya masih melebar. Hingga akhir pertandingan, skor berakhir 1-2 dengan keunggulan Norwich City. Kemenangan ini pun menjadi rekor tersendiri bagi Norwich yang terakhir kali menang di Old Trafford adalah pada tahun 1989.

Alih-alih memperbaiki performa, tampaknya awan mendung masih bergelayut di kubu MU. Bahkan di sepanjang bulan Desember ini, MU belum pernah meraih kemenangan di semua ajang. Jelas ini merupakan grafik penurunan permainan MU. Masalah cedera beberapa pemain pilar MU dapat menjadi alasan di balik performa negatif MU akhir-akhir ini. Namun, tetap saja sang juru taktik yang akan menjadi sorotan, yakni Louis Van Gaal. Masa-masa Boxing Day seperti ini, sangat vital bagi perjalanan MU. Apabila dalam beberapa pertandingan ke depan MU tak kunjung membaik, maka akan semakin sulit di tahun 2016 untuk bersaing di papan atas. Posisi MU pekan ini pun terlempar dari empat besar pasca Tottenham Hotspur menang atas Southampton. MU kini berada di posisi lima dengan koleksi 29 poin, sama dengan Tottenham di posisi empat dan Crystal Palace di posisi enam. 

Hasil lain, Leicester City memperpanjang tren positifnya dengan sukses menaklukkan Everton 3-2 di Goodison Park. Mereka pun duduk nyaman di puncak klasemen dengan koleksi 38 poin. Chelsea pasca dipecatnya Jose Mourinhi, juga sukses mendulang poin penuh setelah menang atas Sunderland 3-1 di Stamford Bridge. Laga selanjutnya, MU akan bertandang ke Britania Stadium markas Stoke City. Semoga lekas ada perbaikan, minimal di penghujung tahun ini MU harus berada di posisi empat besar. Keep Glory Glory Man. United!


Source Picture :
Twitter : @ManUtd; @ManUtd_ID; @indomanutd; @UtdIndonesia; UtdIndonesiaJKT

Minggu, 06 Desember 2015

IMBANG LAGI, MU GAGAL MANFAATKAN MOMENTUM (FT : MU VS WEST HAM 0-0)


Glory Glory Man. United! Pekan ini, lagi-lagi MU gagal memanfaatkan peluang untuk memperbesar peluang menjadi kampiun EPL musim ini. Sebelum pertandingan ini bergulir, The Citizen tumbang di tangan Stoke City dengan dua gol tanpa balas. Bukannya meraih kemenangan, MU justru hanya bermain imbang tanpa gol menghadapi West Ham United meskipun bermain di Old Trafford. Apabila MU menang dalam pertandingan ini, MU akan mengamankan posisi runner-up di bawah Leicester yang malam ini sukses mengunci posisi puncak usai meraih kemenangan 3-0 atas Swansea City di Liberty Stadium. Namun, karena MU hanya bermain imbang, posisinya pun melorot ke posisi empat dengan koleksi poin sama dengan Man. City. Arsenal naik ke posisi runner-up pasca mengalahkan Sunderland 3-1 di Emirates. MU telah gagal memanfaatkan momentum baik, khususnya dalam dua pekan terakhir. Pekan lalu, MU bisa saja menempati posisi puncak andai saja sukses menaklukan Leicester dalam laga yang menentukan, mengingat posisi kedua tim berada di dua teratas, namun MU hanya bermain imbang hingga akhirnya posisi puncak kembali direbut oleh Man, City. Pekan ini, Man. City tumbang dan momentum kembali datang untuk MU, namun MU kembali gagal menang. 


Pada pertandingan ini, memang MU tampil tanpa sejumlah pemain pilar akibat badai cedera. Wayne Rooney, Antonio Valencia, Phil Jones, Ander Herrera, dan Marcos Rojo adalah beberapa dari sekian nama yang mengisi daftar meja perawatan MU. Tanpa Rooney, Chris Smalling ditunjuk sebagai kapten MU pada pertandingan ini. Martial yang baru saja merayakan ulang tahunnya, tampil sebagai starter. 


Secara garis besar, MU sangat menguasai pertandingan ini. Peluang demi peluang tercipta, terutama di babak kedua serangan MU sangat dominan. Mulai dari sepakan jarak dekat Martial di babak pertama yang masih mampu di blok defender West Ham, sepakan jarak dekat Fellaini yang masih mampu di selamatkan Adrian (West Ham GK), sepakan Juan Mata, Martial dan Jesse Lingard yang melebar tipis di sisi gawang West Ham, dan tendangan Chris Smalling yang juga masih membentur tembok pemain belakang West Ham serta masih banyak hal lainnya. Kedisiplinan pemain West Ham pada pertandingan kali ini, memang patut diacungi jempol. Sekali lagi, West Ham membuktikan menjadi sebuah tim yang selalu menyulitkan tiap bertemu tim papan atas EPL. Arsenal, Manchester City, Liverpool dan Chelsea telah merasakan betapa pahitnya kalah saat melawan mereka. Kini, giliran MU yang meskipun memiliki nasib lebih baik dengan bermain imbang, namun tetap saja pahit rasanya. Satu hal positif yang dapat dilihat hari ini hanyalah debut Varela yang masuk menggantikan Mc Nair di awal babak kedua pasca musim lalu ia dipinjamkan ke Real Madrid. Berita buruknya, kabarnya Morgan Schneiderlin juga mengalami cedera hingga ia harus digantikan oleh Michael Carrick bahkan sebelum babak pertama usai.



Pekerjaan rumah yang cukup berat menanti Van Gaal pertengahan pekan ini dimana akan tersaji laga tandang kontra Wolfsburg di Liga Champions. Andai kata MU gagal menang lagi dan PSV meraih poin penuh, maka siap-siap mengatakan "Goodbye Champions League" lebih awal untuk musim ini. Laga Boxing Day juga semakin dekat dan tentunya akan menentukan bagaimana jalan MU ke depan. Melihat kondisi yang ada sekarang, akurasi dan ketenangan pemain MU dalam menyelesaikan peluang perlu diperbaiki lagi. Kecewa memang melihat hasil yang diperoleh malam ini. Perjalanan memang belum sampai setengah musim, masih ada waktu untuk berbenah. Tetap Glory Glory Man, United! Glory Glory Man. United! Glory Man. United!

Source Picture :
Twitter : @ManUtd; @ManUtd_ID; @indomanutd; @UtdIndonesia; UtdIndonesiaJKT

Sabtu, 21 November 2015

MU PUNCAKI KLASEMEN SEMENTARA EPL, FT : WATFORD VS MU 1-2

 

Glory Glory Man. United! EPL kembali hadir pada akhir pekan ini pasca jeda internasional pekan lalu. Memasuki pekan ke-13, MU melanjutkan perjuangan saat bertandang ke markas Watford. Beberapa pemain pilar mengalami cedera seperti Wayne Rooney, Anthony Martial, Michael Carrick, Antonio Valencia, dan Mouruanne Fellaini. Untuk mengatasi hal tersebut, Van Gaal memutuskan untuk menempatkan Jesse Lingard sebagai ujung tombak MU di starting line-up. Sayap kiri diisi oleh Memphis Depay yang dalam beberapa pertandingan terakhir tidak dimainkan. Ander Herrera mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Wayne Rooney sementara sisi kanan masih ditempati oleh Juan Mata. Duet gelandang diserahkan oleh Schneiderlin dan Schweinsteiger. Kuartet pemain belakang MU diisi oleh Ashley Young, Phil Jones, Chris Smalling dan Daley Blind.

Sebelum pertandingan dimulai, kedua tim menyanyikan lagu nasional Prancis sebagai aksi solidaritas atas tragedi yang menimpa negara tersebut beberapa waktu silam.


MU mengawali babak pertama dengan cukup baik. Memasuki menit ke-11 MU sukses mencetak gol melalui kaki Memphis Depay memanfaatkan umpan Ander Herrera. Gol tersebut merupakan gol kelimanya di semua kompetisi, dua diantaranya diciptakan di EPL. Masalah datang saat Herrera harus ditarik keluar karena menderita cedera, ia pun digantikan oleh Marcos Rojo. Memphis Depay hampir menambah keunggulan andai saja tendangannya dari luar kotak penalty tidak mampu diselamatkan oleh Gomes yang mengawal gawang Watford. Babak pertama pun akhirnya usai dengan kedudukan 0-1 untuk keunggulan MU.

Memasuki babak kedua, Watford bermain lebih terbuka dan beberapa kali serangannya memberikan ancaman serius bagi gawang De Gea. Penampilan De Gea pada malam ini pun patut diacungi jempol usai melakukan beberapa penyelamatan gemilang. Malapetaka hadir lima menit menjelang pertandingan usai. Wasit memberikan hadiah penalty untuk Watford setelah melihat Marcos Rojo dianggap menjatuhkan salah seorang pemain Watford di kotak terlarang. Eksekusi yang dilakukan oleh kapten Watford, yakni Troy Deeney, sukses membawa timnya menyamakan kedudukan.


Di menit ke-90 angin segar berhembus pada kubu MU. Memanfaatkan kemelut di depan gawang Watford, sepakan Schweinsteiger mengenai tubuh Troy Deeney dan bergulir masuk ke gawang sendiri. Skor pun berubah 1-2 untuk keunggulan MU. Troy Deeney tampaknya cocok menyandang gelar 'From Hero to Zero' pada pertandingan ini. Hingga pertandingan usai, skor 2-1 untuk keunggulan MU sukses dipertahankan. Hasil ini mengantarkan MU ke posisi puncak klasemen dengan koleksi 27 poin. Posisi MU bisa saja kembali tergeser mengingat tim lainnya baru akan selesai bertanding beberapa saat ke depan. 

Pekerjaan rumah yang cukup berat bagi Van Gaal untuk melakukan rotasi pemain pasca banyaknya pemain MU yang mengalami cedera. Di pertandingan ini saja, sudah dua pemain MU yang harus keluar lapangan karena cedera. Usai Ander Herrera di babak pertama, giliran Phil Jones yang harus keluar lapangan. Pertandingan kontra PSV Eindhoven di ajang Liga Champions akan menjadi cukup berat apabila belum ada kabar baik mengenai cedera pemain MU. Keep Glory Glory Man. United!.


Source Picture :
Twitter : @ManUtd; @ManUtd_ID; @indomanutd; @UtdIndonesia; UtdIndonesiaJKT

Minggu, 15 November 2015

DILAN : Dia adalah Dilanku Tahun 1991 (Review)



Pada artikel yang belum lama ini saya tulis, saya telah menuliskan review mengenai novel berjudul DILAN : Dia adalah Dilanku Tahun 1990 atau dapat dikatakan sebagai buku pertama dari novel DILAN. Untuk review yang akan saya tulis ini, merupakan lanjutan dari novel tersebut atau disebut sebagai buku keduanya. Pasca membaca buku  pertamanya, cerita yang menarik membuat saya ingin segera membaca lanjutan kisahnya di buku kedua. Bagi yang ingin tahu review buku pertama DILAN, bisa mengunjungi artikel saya di sini : DILAN : Dia adalah Dilanku Tahun 1990

Secara garis besar, novel DILAN menceritakan kisah cinta sepasang remaja tingkat SMA, yakni MILEA sang tokoh utama wanita di novel ini, sementara DILAN menjadi tokoh utama pria. Pada buku  pertama, diceritakan tentang awal mula pertemuan MILEA dan DILAN hingga akhirnya pacaran. Indahnya masa-masa pdkt, digambarkan dengan baik di buku pertama. Untuk buku keduanya, cerita lebih mengarah kepada konflik yang terjadi saat MILEA dan DILAN pacaran. Seolah-olah kita sebagai pembaca diajak untuk mengenal lebih jauh sosok DILAN lebih dari sekedar sosok yang menyenangkan seperti di buku pertama. Ibarat orang pacaran, kita akan mengenal lebih dalam pasangan kita saat sudah pacaran dibanding saat pdkt. Konflik yang diceritakan seputar aktivitas DILAN sebagai anak geng motor, hubungan DILAN dengan keluarganya, hingga karakter DILAN saat menghadapi masalah antara dirinya dengan MILEA. Munculnya beberapa tokoh baru, juga cukup memberikan bumbu konflik yang sangat sedap pada buku ini. Kejutan tak terduga juga tersaji pada novel ini. 

Beberapa pembaca yang sudah membaca novel ini ada yang merasa gregetan serta merasa 'gantung' pada ending-nya. Opini pembaca pasti akan berbeda-beda. Menurut saya, buku kedua DILAN ini jauh lebih serius konfliknya dibanding buku pertamanya. Bagi yang sudah membaca buku pertamanya, highly recommended buat baca buku keduanya. Bagi yang belum baca sama sekali, saya sarankan agar membaca dari buku pertamanya. Buku ketiganya? Mungkin sedang digarap oleh sang penulis, yakni Pidi Baiq sekaligus menjawab pertanyaan para pembaca yang bertebaran usai membaca buku keduanya. 

Minggu, 08 November 2015

FT : MU vs WBA 2-0


Glory Glory Man. United! Memasuki pekan ke-12 Liga Inggris, MU akan menghadapi West Brom di Old Trafford. Perlu diketahui bahwa di kubu West Brom terdapat beberapa mantan pemain MU, seperti Johny Evans dan Anders Lindegaard yang pada bursa transfer musim panas lalu baru saja pindah. Darren Fletcher bahkan sudah lebih dulu pindah dibandingkan kedua pemain tersebut. Pertandingan ini pun menjadi ajang reuni bagi mereka untuk kembali ke Old Trafford, namun sebagai lawan. Namun dari ketiga pemain tersebut, hanya Evans dan Fletcher yang bermain sebagai starter.

Jesse Lingard tampil sebagai starter dengan mengisi posisi sayap kiri, sementara posisi bek kanan ditempati oleh Ashley Young. Duo bek tengah MU diisi oleh Smalling dan Blind. Untuk posisi penyerang, Martial dan Rooney akan saling bahu membahu guna mengakhiri rentetan hasil imbang tanpa gol dalam tiga pertandingan lokal terakhir.


Babak pertama berjalan, MU tampil sangat mendominasi. Ball possesion MU hingga akhir babak pertama mencapai 76%. West Brom bermain lebih defensif dengan hanya mengandalkan bola-bola panjang dan serangan balik cepat. Peluang emas diperoleh oleh Juan Mata di pertengahan babak pertama saat menerima sodoran dari Wayne Rooney. Juan Mata yang berdiri bebas tanpa pengawalan gagal menyelesaikan peluang dengan tembakannya masih melebar di sisi gawang Myhill. Johny Evans tampil cukup baik, salah satunya saat menggagalkan tendangan dari Jesse Lingard yang sudah berdiri bebas. Peluang terbaik MU datang melalui Martial, namun sepakannya masih mampu diselamatkan oleh Myhill. Peluang tersebut menjadi satu-satunya shoot on target bagi MU di babak pertama. Untuk WBA, sepanjang babak pertama tidak terlalu banyak memberi ancaman bagi gawang De Gea. Smalling yang baru saja mendapatkan penghargaan pemain terbaik MU bulan Oktober, tampil mengesankan di babak pertama. Skor kacamata pun bertahan hingga babak pertama usai.


Memasuki babak kedua, MU melakukan start dengan sangat baik. Tepatnya di menit ke-52, Jesse Lingard sukses memecah kebuntuan dan membawa MU unggul 1-0. Bola liar yang gagal disapu bersih dengan baik oleh pemain bertahan WBA, sukses dimanfaatkan oleh Lingard dengan melakukan pressing ke sudut gawang Myhill. Sebuah gol yang cukup spektakuler mengingat sudah lama pemain MU tidak mencetak gol seperti itu. Pasca gol pertama, tempo pertandingan meningkat. WBA beberapa kali mulai melakukan serangan, namun kurang baik dalam penyelesaian akhir. MU pun terus mengancam gawang Myhill silih berganti melalui Juan Mata, Jesse Lingard dan Anthony Martial. Di penghujung pertandingan, MU mendapat hadiah penalty usai Martial dijatuhkan di kotak terlarang oleh Garet Mc Auley yang langsung diberikan kartu merah oleh wasit. Juan Mata yang menjadi eksekutor sukses menambah keunggulan MU menjadi 2-0. Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-0. 


Kemenangan ini membuat MU bertahan di posisi empat sekaligus memangkas jarak dengan Manchester City di puncak klasemen menjadi 1 poin. Debut fantastis dilakoni oleh pemain muda MU usia 18 tahun, yakni Borthwick-Jackson yang masuk menggantikan Marcos Rojo di pertengahan babak kedua. Pada pertandingan lain, Leicester City melanjutkan tren positif dengan sukses menang atas Watford 2-1 yang membuatnya berada di posisi tiga dengan koleksi 25 poin, sama dengan Arsenal dan Manchester City. Arsenal dan Manchester City baru akan bertanding esok hari, yakni Manchester City akan bertandang ke Villa Park menjamu Aston Villa sementara Arsenal akan bermain di Emirates Stadium dalam laga bertajuk London Derby kontra Tottenham Hotspur. Keep Glory Glory Man. United!

Source Picture :
Twitter : @ManUtd; @ManUtd_ID; @indomanutd; @UtdIndonesia; UtdIndonesiaJKT